Post Image

FEMINA, MONEY – Penyanyi Rossa nggak hanya dikenal memiliki suara emas, tapi juga keahliannya berbisnis. Selain Diva Karaoke, Rossa juga berinvestasi di bidang properti. Berikut tip darinya….


1. Kenali passion
Lakukan bisnis sesuai passion kita. Rossa memutuskan membuka Diva Karaoke bersama beberapa rekannya karena menyukai dunia tarik suara. Bisnis jual beli properti juga dia jalankan karena sejak dulu hobi melihat rumah-rumah bagus.

“Jika melakukan hal yang disukai, kita akan merasa mudah menjalankannya. Kita juga nggak mudah putus asa saat menemukan kendala.”

2. Cari uang
Saat mau buka usaha, seringkali kita kepentok masalah modal. Menurut Rossa, uang selalu bisa dicari. Saat masih kuliah dulu, dia pernah menjual baju second. Bermodalkan dua ratus ribu rupiah untuk mendapatkan sekantong baju bekas, setelah di-laundry, Rossa sukses menjualnya kembali hingga memperoleh pemasukan Rp 4 juta per bulan.

“Sebagai permulaan, lakukan bisnis kecil-kecilan. Setelah modal terkumpul, barulah buka usaha yang memang kita sukai.”

3. Jual skill
Modal, tuh, nggak selalu berupa uang tunai. Skill maupun pengetahuan kita bisa dijadikan sebagai modal utama. Lalu, kita tinggal cari investor yang mau mendanai usaha kita. Kita bisa menerapkan sistem pembagian saham.

“Saya bukanlah pemegang dana terbesar di Diva, melainkan rekan-rekan saya. Untuk membuka satu cabang butuh Rp 8 miliar. Saya lebih mengurus building image dan publicity.”

4. Batasi modal
Saat membuka usaha sendiri, gunakanlah hanya setengah dari modal, simpan sisanya sisanya untuk berjaga-jaga jika bisnis tidak berjalan lancar.

“Ada bisnis tertentu yang jika kita gagal, uang tidak akan kembali. Salah satunya bisnis resto. Selain makanan habis, sisa furniture juga terpaksa dijual dengan harga yang sudah menyusut. Nah, kita harus punya uang simpanan.”

5. Lokasi
Saat mau membuka cabang baru Diva, Rossa mempertimbangkan lokasi yang akan didatangi banyak orang dan memiliki akses yang mudah dicapai.

“Diva di Kalibata City ramai karena selain di mal, juga di apartemen. Begitu juga dengan cabang di Tebet, banyak anak-anak muda yang suka ngumpul di situ.”

6. Branding
Saat meluncurkan suatu produk, jagalah nama baik produk kita dengan memberikan servis yang memuaskan pelanggan. Beberapa kali pelanggan Diva komplain karena menganggap pelayan nggak ramah. Inilah yang berusaha diperbaiki Rossa.

“Begitu kita ekspansi bisnis dan meluncurkan produk baru, konsumen pun mendukung karena sudah mempercayai kita.”

7. Tahu batasan
Meski sudah berusaha namun bisnis tetap rugi artinya ada yang salah dengan bidang bisnis atau manajemennya.

“Dulu saya pernah buka resto, namun tidak sukses. Sedangkan Diva, saya bersyukur bisa balik modal hanya dalam hitungan satu tahun. Ini memang bidang yang cocok untuk saya.”

8. Putar kembali
Rossa pernah menjual rumah seharga Rp 7 miliar yang dibelinya seharga Rp 3 miliar. Selain dipakai untuk beli rumah lagi, keuntungannya juga dia tabung.

“Kalau mau bisnis yang mendatangkan banyak uang, bisnis properti paling tepat. Hasil keuntungan bisa dipakai untuk beli rumah kembali dan disimpan. Kalau Diva, sih, lebih usaha jangka panjang karena kami bagi hasil di akhir tahun.” (f)

Vini Damayanti