1999 Album

Tegar

About This Release

Setelah mencuri perhatian publik lewat album debut Nada-Nada Cinta (1996), Rossa kembali menegaskan eksistensinya di industri musik Indonesia melalui album kedua bertajuk “Tegar”, yang resmi dirilis pada 25 November 1999. Album ini menjadi momentum penting yang mengukuhkan Rossa sebagai salah satu penyanyi perempuan paling menjanjikan di akhir dekade 1990-an.

Single utama “Tegar”, ciptaan Melly Goeslaw, langsung melejit dan mendapat popularitas luas setelah digunakan sebagai lagu tema sinetron Suami, Istri, dan Dia karya Putu Wijaya, produksi Star Vision, yang tayang di RCTI. Lagu ini dengan cepat menjelma menjadi anthem patah hati generasi masanya dan sangat melekat dengan karakter vokal Rossa.

Kesuksesan Tegar tidak berhenti di pasar domestik. Album ini juga dirilis di Malaysia pada tahun 2000 oleh BMG Music Malaysia, menandai langkah awal Rossa dalam ekspansi regional. Namanya semakin berkibar di tingkat Asia ketika ia dipercaya mewakili Indonesia dalam festival musik internasionalMy Love yang digelar di Hanoi, Vietnam, pada 26–29 Oktober 2000.

Sementara itu, single kedua “Biarkan Cinta Itu Ada” kembali memperluas jangkauan Rossa di kawasan Asia Tenggara setelah dipilih sebagai lagu tema sinetron Tersayang yang tayang di Brunei Darussalam pada tahun yang sama. Kehadiran lagu-lagu Rossa di berbagai layar kaca lintas negara mempertegas daya tarik musiknya yang universal.

Secara komersial, album Tegar mencatatkan prestasi luar biasa. Hanya dalam waktu tiga bulan sejak perilisannya, album ini berhasil meraih status 4× Platinum. Kesuksesan tersebut mengantarkan Rossa meraih berbagai penghargaan, antara lain Penyanyi Wanita Terbaik versi MTV Indonesia, “Bintang Potensial” dari Tabloid Bintang Indonesia, serta “Bintang yang Menyihir Publik” dari program Cek & Ricek.

Menariknya, di balik kesuksesan besar lagu “Tegar”, tersimpan kisah yang tak banyak diketahui publik. Rossa pernah mengungkapkan bahwa lagu tersebut awalnya tidak diciptakan untuk dirinya dan bahkan sempat ditawarkan kepada beberapa penyanyi lain sebelum akhirnya sampai ke tangannya. Namun sejak pertama kali mendengarnya, Rossa langsung merasa memiliki ikatan emosional yang kuat dengan lagu tersebut, terutama karena ia tengah berada dalam fase patah hati.

Proses rekaman lagu ini pun berlangsung singkat, hanya sekitar 30 menit, sebuah proses yang cepat namun justru melahirkan salah satu karya paling ikonis dalam perjalanan kariernya. Lagu Tegar kemudian tak hanya menjadi tonggak penting dalam diskografi Rossa, tetapi juga menjadi simbol kekuatan emosional yang identik dengan namanya.

×

Order via: